Biar Investasi Pertama Kali Langsung Cuan, Coba 6 Tips Ini

Siapa yang mau investasi, tapi masih maju mundur? Tahun 2021 sudah setengah jalan, waktunya merealisasikan resolusi untuk investasi.

Memulai investasi terbaik untuk pemula disarankan sejak dini. Semakin cepat implementasinya, makin besar pula jumlah investasimu. Maka peluang mendapatkan cuan gede kian terbuka lebar.

Jika ingin berinvestasi, dimulai saja dari dana kecil atau tergantung kemampuan finansialmu. Kemudian setiap bulan ditambah modalnya. Tetapi mesti konsisten, disiplin menyisihkan uang.

Untuk memulai investasi supaya jalannya mulus dan hasil maksimal, ikuti tips berikut ini:

1. Pastikan kamu terbebas utang dulu ya

Kalau mau investasi, keuanganmu harus sehat dulu. Artinya pemasukan lebih besar daripada pengeluaran. Minimal sama lah. Jangan kebalikannya, lebih besar pasak daripada tiang.

Bagaimana kamu bisa investasi, bila utangmu saja menumpuk. Utang ke teman lah, utang ke bank, atau pinjaman lain, seperti KPR, Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) maupun kredit lainnya.

Prioritaskan gajimu untuk membayar cicilan utang lebih dulu. Jangan memaksakan investasi dalam keadaan kamu banyak tunggakan atau tagihan utang.

Utang adalah kewajiban yang harus dibayar sampai lunas. Jika tidak, risiko dirong-rong debt collector hingga sita aset berharga. Tidak mau kan, bisa investasi, tapi malah harta bendamu disita bank.

Jadi paling penting adalah, bebas dulu dari utang, baru kemudian investasi dengan aman, nyaman, dan tenang.

2. Jangan lupakan dana darurat

Begitu utang lunas, jika kamu ingin investasi, pastikan juga punya dana darurat. Dana darurat dan investasi adalah hal yang berbeda.

Dana darurat digunakan untuk keperluan yang sifatnya mendesak sekali, urgent, seperti sakit, kena PHK, dan lainnya. Sedangkan investasi untuk masa depan keuanganmu.

Kalau kamu menerima gaji setiap bulan, sisihkan 10% untuk dana darurat dan 10% lagi untuk investasi. Jika pendapatanmu besar dan sudah keluar dari jerat utang, masing-masing alokasikan 20% akan lebih baik.

Setiap orang, baik yang masih lajang maupun sudah berkeluarga, harus memiliki dana darurat. Idealnya dana darurat sekitar 3-6 bulan dari pengeluaran rutin bagi lajang dan buat yang sudah berkeluarga (memiliki lebih dari 2 anak) sekitar 6-12 bulan pengeluaran.

3. Investasi untuk beli rumah atau dana pendidikan anak

Begitu sudah terjun investasi, fokuskan tujuan investasi untuk membeli rumah maupun dana pendidikan anak. Kedua tujuan ini sangat penting.

Buat yang belum menikah, kamu investasi untuk mengumpulkan DP rumah. Sementara yang sudah menikah dan punya anak, ditujukan untuk dana pendidikan anak.

Kalau tidak investasi, sangat sulit mengumpulkan dana untuk kedua tujuan tersebut. Pasalnya, harga rumah dan biaya pendidikan anak setiap tahun selalu naik, bukan turun.

Untuk investasi pada tujuan tersebut, kamu dapat menaruh modal pada instrumen reksadana, emas, deposito, sehingga memperoleh imbal hasil cukup besar ketimbang disimpan pada produk tabungan berjangka.

4. Lirik investasi lain yang juga menguntungkan

Jangan hanya punya satu investasi saja. Kamu perlu memiliki investasi lain agar dapat saling menopang atau melengkapi.

Kalau sudah investasi di instrumen yang rendah risiko, kamu bisa menjajal investasi di instrumen yang berisiko tinggi, seperti saham.

Atau investasi yang lagi kekinian, yakni pendanaan di fintech p2p lending. Cari perusahaan fintech 2021 lending berizin, terdaftar, dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar tidak terjebak pada investasi bodong.

Investasi di aplikasi investasi terbaik seperti fintech lending Amartha menawarkan imbal hasil cukup menggiurkan, sampai dengan 16% hingga 20% per tahun.

Soal risiko, investasi di fintech lending pun punya risiko. Namun risiko itu dapat diminimalisir. Perusahaan akan melakukan seleksi ketat terhadap calon peminjam, agar tidak terjadi gagal bayar atau kredit macet yang dapat merugikan investor.

Dengan demikian, investor atau pemberi pinjaman punya risiko yang minim terhadap investasi ini.

5. Terus belajar

Jika ingin menjadi investor sukses, yang mampu mengelola risiko investasi dengan tepat, kamu mesti banyak belajar.

Tidak puas dengan satu ilmu saja. Perbanyaklah membaca buku dan berita di media massa, mengikuti seminar dari investor sukses lain yang bisa kamu jadikan mentor.

Itu semua dapat kamu jadikan bahan analisis investasi, sehingga bisa mengambil keputusan terbaik untuk investasimu.

6. Lakukan Sekarang atau Tidak Sama Sekali

Orang yang sukses adalah orang yang berani mengambil risiko. Begitupun di masa pandemi ini. Biarpun ekonomi lagi susah, tetapi investasi harus jalan terus.

Kamu bisa memulainya sekarang ini. Masuk di waktu yang tepat. Jika tidak, kamu akan kehilangan kesempatan untuk selamanya.


Share:

Langkah-Langkah Mengemas Paket Sebelum Dikirim ke Layanan Ekspedisi Luar Negeri

Berbeda dengan pengiriman dalam negeri, pengiriman paket ke luar negeri dengan ekspedisi akan memakan waktu lama seperti ekspor indonesia ke thailand. Perubahan tempat, kendaraan, dan perubahan suhu akan mempengaruhi kualitas barang yang dibungkus di dalamnya. Barang yang Anda kemas dengan baik mungkin datang dengan kualitas yang baik. Lain ceritanya jika Anda cenderung cuek dengan proses pengepakan.

Agar paket Anda tidak rusak sebelum sampai di tempat tujuan, perhatikan hal-hal berikut saat membungkusnya:

Pahami karakter barang yang akan dikirim

Dalam hal ini, Anda harus bisa menempatkan barang yang ingin Anda kirim. Entah barang tersebut berupa barang pecah belah seperti keramik dan kaca, mudah diatur seperti kain dan kertas, atau akan melalui berbagai pemeriksaan seperti gadget dan alat elektronik. Setelah mengenal karakternya, Anda bisa menyesuaikan jenis bungkusnya. Misalnya plastik dan lakban untuk kain atau bagor jika ukurannya lebih besar. Yang pasti, barang-barang tersebut harus dikemas dengan rapi dan kuat.

Aturlah barang-barang serapat dan serapi mungkin

Mengenai poin sebelumnya, apakah Anda akan mengirimkan lebih dari satu item? Jika demikian, artinya Anda harus menatanya serapi dan semirip mungkin. Apalagi jika ingin mengirim perangkat berupa smartphone yang terdiri dari beberapa komponen.

Bungkus item dalam lapisan

Baik untuk barang yang tidak mudah rusak atau rapuh, pastikan paket yang akan dikirim sudah terbungkus berlapis-lapis. Berikut adalah pembungkus yang dapat Anda gunakan dalam pengemasan:

Lapisan pertama: plastik agar barang tidak terkena air / mudah basah;

Lapisan kedua: bubble wrap agar barang tidak mengalami benturan langsung;

Lapisan ketiga: karton tebal untuk menempelkan alamat penerima dan pengirim;

Lapisan keempat: clear tape atau lakban untuk membungkus seluruh bagian - termasuk alamatnya agar tidak luntur saat terkena air.

Seperti yang sudah disebutkan, pastikan ukuran kemasan sesuai dengan barang agar tidak rusak secara fisik akibat benturan atau goresan.

Pastikan alamat penerima terdaftar dengan lengkap

Jika barang Anda dikembalikan, Anda sebagai pengirim akan kehilangan dan penerima harus menunggu lebih lama karena Anda mau tidak mau harus mengirimkannya lagi. Saat Anda menulis alamat penerima, pastikan alamat tersebut terdaftar dengan lengkap. Jika memungkinkan, Anda dapat meminta alamat yang benar kepada penerima agar paket sampai sesuai perkiraan.


Share:

Manfaat Beras Merah untuk Kesehatan Tubuh

Orang indonesia saat ini memang lebih banyak yang mengkonsumsi beras putih, namun anda harus tau kalau beras merah memiliki lebih banyak manfaat dari pada beras putih. Menurut penelitian yang dilakukan oleh American Journal of Clinical Nutrition, beras merah merupakan pilihan terbaik dari segi gizi dan manfaat kesehatan lainnya.

Mengapa lebih baik makan nasi merah? Sebelum nasi putih melalui proses penyulingan, dulu nasi putihnya terlihat persis seperti nasi merah. Pemurnian beras putih menghilangkan "integritas alami" pada biji-bijian dalam beras yang kaya akan protein, tiamin, kalsium, magnesium, serat, dan kalium. Bagi Anda yang sedang berusaha menurunkan berat badan atau Anda yang menderita diabetes, mengonsumsi beras merah bisa menjadi pengganti nasi putih yang lebih sehat mengingat rendahnya kadar glikemik yang membantu mengurangi lonjakan insulin dalam tubuh.

Sayangnya, semua orang masih lebih suka makan nasi putih, padahal nasi putih telah kehilangan zat besi, vitamin, zat besi, magnesium, dan nutrisi lainnya selama proses pemurnian. Produsen beras putih juga biasanya harus menambahkan zat aditif yang tidak alami berupa vitamin dan zat besi sintetis, agar bisa dipasarkan ke masyarakat sebagai “makanan bergizi”.

Lalu, apa Manfaat Beras Merah bagi kesehatan kita? Yuk, simak daftar manfaat beras merah di bawah ini.

Kaya akan Selenium

Manfaat beras merah yang pertama adalah dapat membebaskan Anda dari berbagai penyakit berat. Ini karena beras merah kaya akan selenium yang mengurangi risiko penyakit seperti kanker, jantung, dan radang sendi.

Kaya akan Magnesium

80% kebutuhan magnesium harian kita bisa terpenuhi dengan segelas beras merah. Magnesium dapat membantu tubuh membuat lemak yang sehat. Magnesium ini bisa membantu memperbaiki sistem saraf kita.

Bisa Menurunkan Berat Badan

Kandungan serat dalam beras merah menjaga fungsi usus tetap pada puncaknya karena mempermudah pencernaan. Ini adalah hal yang baik untuk orang biasa yang menginginkan pencernaan lebih lancar. Selain itu, nasi merah juga membuat perut lebih cepat terasa kenyang atau kenyang yang artinya porsi makanan lebih sedikit.

Whole Grain

Beras merah ini termasuk kepada golongan biji – bijian, yang mana kita tau jika biji – bijian sangat baik bagi tubuh kita. Penyakit jantung bisa di cegah dengan mengkonsumsi biji – bijian, tentu dengan mengkonsumsi beras merah ini akan mencegah kita terserang penyakit jangtung yang sangat membahayakan.

Kaya Antioksidan

Anda harus tahu apa itu antioksidan dan biasanya antioksidan dikaitkan dengan blueberry, stroberi, serta buah dan sayuran lainnya. Kapasitas antioksidan nasi merah melebihi buah-buahan tersebut, lho.

Kaya akan Serat

Beras merah merupakan makanan sehat yang tinggi serat dan beras merah merupakan salah satu makanan yang dapat membantu mencegah terjadinya kanker usus besar. Ini karena tingginya kadar serat alami yang terkandung dalam beras merah. Serat ini menempel pada zat penyebab kanker serta racun di dalam tubuh, lalu mengeluarkannya dan mencegahnya menempel di dinding usus besar.

Pelepasan Gula Secara Lambat

Beras merah membantu menstabilkan kadar gula darah, oleh karena itu beras merah menjadi pilihan makanan yang sangat baik bagi Anda yang menderita diabetes. Studi menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi satu setengah gelas beras merah yang dimakan setiap hari mengurangi risiko diabetes hingga 60%. Di sisi lain, mereka yang mengonsumsi nasi putih secara teratur meningkatkan kemungkinan terkena diabetes hingga ratusan kali lipat.


Share:

Terkini

Label